Lyricist:    Composer:


Ada sepucuk warkah dalam riang aku terima
Dari sekeping hati yang kupuja
Diselitkan setangkai mawar
Yang merah merkah oh warnanya
Tapi sayang telah layu pun ia
Kau tanya kepadaku mengapa
Aku merayu kau tanya kepadaku mengapa
Aku mengganggu oohh

Bukankah kau yang dulu mengharapkan kasihku
Setelahku serahkan dikau membisu
Tapi mengapa kini kau kata yang kau benci
Setelah jiwa raga ku korbankan untukmu
Sampul warkahmu indah tapi isinya hampa
Haruskah ku terima kesan yang tergambar ini

Ada sepucuk warkah dalam riang aku terima
Dari sekeping hati yang kupuja
Diselitkan setangkai mawar
Yang merah merkah oh warnanya
Tapi sayang telah layu pun ia
Kau tanya kepadaku mengapa aku merayu
Kau tanya kepadaku mengapa aku mengganggu

Kau tanya kepadaku mengapa aku merayu
Kau tanya kepadaku mengapa aku mengganggu ooh

Bukankah kau yang dulu mengharapkan kasihku
Setelahku serahkan dikau membisu
Tapi mengapa kini kau kata yang kau benci
Setelah jiwa raga ku korbankan untukmu
Sampul warkahmu indah tapi isinya hampa
Haruskah ku terima kesan yang tergambar ini

Ada sepucuk warkah dalam riang aku terima
Dari sekeping hati yang kupuja
Diselitkan setangkai mawar
Yang merah merkah oh warnanya
Tapi sayang telah layu pun ia
Kau tanya kepadaku mengapa aku merayu
Kau tanya kepadaku mengapa aku mengganggu

Suratan - Album Version

Preview Open KKBOX

Lyricist:    Composer:


Ada sepucuk warkah dalam riang aku terima
Dari sekeping hati yang kupuja
Diselitkan setangkai mawar
Yang merah merkah oh warnanya
Tapi sayang telah layu pun ia
Kau tanya kepadaku mengapa
Aku merayu kau tanya kepadaku mengapa
Aku mengganggu oohh

Bukankah kau yang dulu mengharapkan kasihku
Setelahku serahkan dikau membisu
Tapi mengapa kini kau kata yang kau benci
Setelah jiwa raga ku korbankan untukmu
Sampul warkahmu indah tapi isinya hampa
Haruskah ku terima kesan yang tergambar ini

Ada sepucuk warkah dalam riang aku terima
Dari sekeping hati yang kupuja
Diselitkan setangkai mawar
Yang merah merkah oh warnanya
Tapi sayang telah layu pun ia
Kau tanya kepadaku mengapa aku merayu
Kau tanya kepadaku mengapa aku mengganggu

Kau tanya kepadaku mengapa aku merayu
Kau tanya kepadaku mengapa aku mengganggu ooh

Bukankah kau yang dulu mengharapkan kasihku
Setelahku serahkan dikau membisu
Tapi mengapa kini kau kata yang kau benci
Setelah jiwa raga ku korbankan untukmu
Sampul warkahmu indah tapi isinya hampa
Haruskah ku terima kesan yang tergambar ini

Ada sepucuk warkah dalam riang aku terima
Dari sekeping hati yang kupuja
Diselitkan setangkai mawar
Yang merah merkah oh warnanya
Tapi sayang telah layu pun ia
Kau tanya kepadaku mengapa aku merayu
Kau tanya kepadaku mengapa aku mengganggu